Pages

Friday, 7 December 2012

Kesedihan yang Belum Berkesudahan

Saat ini adalah masa Advent minggu pertama, masa penantian hari kelahiran bayi Yesus. KelahiranNya banyak dinantikan oleh banyak orang bagi mereka yang percaya kepadaNya. Mungkin banyak orang yang  membayangkan kalau penyelamat dunia akan lahir di tempat yang indah dan luxus, dan dia akan memerangi keadilan dengan kekuatan dan perang. Tapi bukan itu yang Tuhan ingin tunjukkan kepada umatNya. Perang hanyalah melahirkan derita disertai dengan dendam dan kebencian bagi mereka yang ditinggalkan. Apapun cara Tuhan, penderitaan itu tetaplah ada. Mengapa Tuhan menciptakan penderitaan?Mengapa semua manusia harus menderita, bahkan anakNya sendiri pun harus mati dengan menderita untuk menyelamatkan umat manusia. Hanya Tuhan yang tahu jawabannya, Mengapa Liora pun yang belum melakukan dosa apapun harus menderita? tegakah Tuhan dengan memberi manusia penderitaan? kami  manusia saja tidak tega melihatnya, mengapa Tuhan begitu tega dengan memberi manusia penderitaan, tidak hanya penderitaan secara fisik, tapi juga penderitaan secara rohani dan psikis. Aku, mamanya Liora, selama 9 bulan mengandung Liora, berusaha untuk melindunginya agar Liora selalu sehat dan selamat. Tapi mengapa Tuhan tidak mau melindungi dan menyelamatkannya? Kekurangan oksigen yang dialami Liora saat kelahiran pastilah membuatnya sangat menderita. Oh Tuhan apakah engkau mencintai kami?mengapa engkau tega menyiksa kami?

No comments:

Post a Comment