Pages

Monday, 20 August 2012

Hari ke 5

Liora diberitakan tidak memberikan reaksi yang baik ketika suhu inkubator mulai dihangatkan

Liora sayang, Mama sayang Liora..

Mama, Papa, dan Eyang Uti Bandung diantar oleh temannya Papa Lucija datang untuk menjenguk Liora.

Liora tampak pucat terbaring tidak berdaya, tapi mukanya terlihat lucu dan cantik, badannya gendut, jari-jarinya semua sempurna, kukunya panjang-panjang, rambutnya hitam dan panjang, bibirnya tebal, mulutnya lebar.

Berbicara dengan susternya tidak terlalu memuaskan dengan jawaban yang diberikannya.
Lalu kami berbicara dengan dokternya , Herr Johannes Eisen.
Hasil pembicaraannya : sampai saat ini Liora belum memperlihatkan tanda-tanda yang baik, dari hasil EEG juga menunjukkan banyak kerusakan otaknya akibat kekurangan oksigen. Tapi itu terlalu dini untuk memperkirakan bagaimana kehidupan Liora kelak, begitu kata beliau.
 Rencana selanjutnya, obat-obat untuk menenangkan akan dihilangkan sementara dan dilihat reaksi Liora, apakah Liora sudah bisa bernapas sendiri atau tidak.
 Masih ada harapan yang Tuhan Yesus janjikan.
       

No comments:

Post a Comment